Pages

Rabu, 07 November 2012

Itulah dia


Itu dia yang katanya bermartabat
Itu dia yang orang bilang berwawasan
Itu dia yang disanjung-sanjung
Itu dia yang diagung-agungkan
Itu dia yang dianggap dermawan

Inilah penilaian banyak orang
Segala bagus tanpa kurang
Takkan sedikit pun terlihat berwajah arang
Meski ada perangai curang

Itulah dia yang diagung-agungkan
Segala keadaan mendapat pujian
Walaupun yang dikata itu terkaan
Oh manusia .. telah terbius oleh bias kemilauan

Perkataan Rasulullah pun ditentang
Serasa ada yang kurang
Mungkin tak takut diparang
Nanti berdiam seperti kukang

Itulah dia yang selalu diberikan pujian
Atas pekataan dan perbuatan
Itulah dia yang selalu diagungkan
Di atas banyak kesalahan



Padang, 6 November 2012
=Sebuah kritik atas seseorang yang selalu menganggap dirinya benar=

Minggu, 04 November 2012

BAHASA SEBAGAI SARANA BERPIKIR ILMIAH



BAB I
PENDAHULUAN

Manusia tidak dapat terlepas dari bahasa. Dengan bahasa manusia dapat berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang lain. Hal ini dapat membuktikan bahwa manusia merupakan makhluk sosial yang selalu berhubungan dengan orang lain. Selain melalui bahasa vocal manusia juga sering menuangkan hasil pemikiran melalui tulisan.

Tikus ya tikus



Tikus rakyat
Tikus merakyat
Tikus Merayap
Tikus lagi lagi tikus

Mengapa harus tikus
Untuk apa ada tikus
Tikus ya tikus
Tikus diciptakan untuk menghasilkan tikus

Tidak .. tidak .. mengapa
Tikus dengan kaki empat diciptakan
Mungkin untuk menjaga keseimbangan alam

Lain cerita tikus kaki dua
Menggereogoti jiwa lalu sirna
Memang perlahan tapi susah Nampak belang
Kalaupun dan Nampak belang selalu diputihkan

Inilah cerita suram negeri ini
Menjadi terkenal seantero dunia bukan ?
Ini semua berkat tikus kaki dua
Aku Malu .. bagaimana dengan anda

Tikus oh tikus
Apa beda tikus kaki empat dengan tikus kaki dua
Tikus kaki empat tidak dapat berbahasa dan berpikir
Tikus kaki dua bisa berbahasa tapi tak pernah mau berpikir

Manusia sibuk membuat perangkap tikus kaki empat
Perangkap tikus kaki dua jarang diasah
Semua tunduk pada pangkat dan jabatan
Semua takut dengan mereka yang punya kuasa


Padang,  4 November 2012

Negeri lancang kuning


NEGERI LANCANG KUNING



TAKKAN MELAYU HILANG DI BUMI
FALSAFAH BEDENTUM KE PELOSOK NEGERI
KATA DIRANGKAI MAJU BUDAYA
KALIMAT BEDENGUNG CEMERLANG BANGSA

BUMI LANCANG KUNING NEGERI BERJAYA
NEGERI BERLIAN INTAN PERKASA
LAKSANA EMAS DIPUJA-PUJA
KOTA BERTUAH NAMA ELOKNYA

KERAJAAN BERSATU MEMBENTUK DUNIA
ITULAH AWAL KISAH PEMBENTUKANNYA
OH MAHLIGAI…
MARI BERKACA MELIHAT DIRI
BUDAYA NAK HILANG DISERANG POROSNYA
RUNTUH BUDAYA TERBANTING ADAT
BUDAYA TERKIKIS DIMAKAN RAYAP

ORANG PENDATANG MENJADI TUAN
MELAYU DITEKAN JADI BAWAHAN
SEGAN PAKAI BAHASA LISAN
ALHASIL MEMBILANG BAHASA BADAN

OH…. BUMI LANCANG KUNING
BANGUNLAH DARI LAMUNAN
MARI BERKOLONI MEMBANGUN KEKUATAN
BERSATU PADU MEMAJUKAN BUDAYA TEMPATAN